Ke Jepang, Mumpung Gampang

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Mau kemana Anda berlibur dalam waktu dekat ini? Saatnya menempatkan Jepang sebagai tujuan utama. Mumpung lagi banyak kemudahan…

 Jika dahulu orang Indonesia yang berlibur ke Jepang melulu didominasi oleh kalangan atas, saat ini terjadi peningkatan jumlah wisatawan Indonesia yang bisa jadi didominasi oleh kelas menengah atas.

Munculnya berbagai opsi baru menuju ke Negera Matahari Terbit ini disebut sebagai satu dari sekian banyak pemicu kenaikan ini. Ada banyak tiket pesawat murah, ini menjadi asalan utama. Makin banyak informasi tentang makanan halal juga menjadi penyebabnya. Selain itu juga adanya tawaran menarik dari berbagai kalangan industri wisata Jepang bagi turis, yang makin lama makin terjangkau harganya. Jadi saat ini kita bisa memilih berlibur ke Jepang dengan gaya mewah atau dengan gaya hemat.

Apalagi dengan adanya pemberlakuan bebas visa kunjungan (15 hari) ke Jepang buat warga negara Indonesia yang memiliki e-paspor mulai bulan Desember 2014, berwisata ke Negeri Sakura tidak lagi menjadi impian semata. Makanya saat ini liburan ke Osaka, Kyoto atau Tokyo semudah pergi ke salah satu kota di negara tetangga saja!

Mau tahu apa saja yang bisa dilakukan ketika liburan ke Jepang?

Ini dia beberapa saran buat yang baru pertama kali ke Jepang. Boleh dijajal sekaligus semuanya, boleh juga cuma ke satu kota dan eksplor habis-habisan semua yang ada di sana. Sekadar saran, kalau bisa, mampirlah ke kota Kyoto untuk merasakan kentalnya kebudayaan tradisional mulai dari melihat (menemukan) Geisha di kawasan Gion sampai menyewa Yukata untuk mengunjungi kuil-kuil atau sekadar buat kenang-kenangan selfie dengan pakaian adat Jepang yang warna-warni itu.

TEMPAT WISATA DI KYOTO

Gerbang Fushimi Inari. Photo by Francesco Ungaro from Pexels

Fushimi-Inari Shrine atau yang dikenal dalam bahasa Inggris denganendless gate walkway adalah sebuah kuil di sebelah selatan kota Kyoto dan merupakan yang terpenting. Buat yang sudah menonton film Memoirs of a Geisha pasti sangat kenal dengan bangunan gerbang-gerbang megah berwarna oranye ini.

Nishiki Market adalah pasar jajanan terkenal di Kyoto yang menyajikan aneka makanan terutama yang berbahan dasar seafood. Banyak sekali yang dapat dicicipi sembari jalan dari ujung selatan ke utara, dan semuanya dengan harga yang terjangkau dan rasa yang lezat.

Kiyomizudera adalah sebuah kuil Buddha di sebelah timur kota Kyoto. Kuil ini terkenal karena bangunan kayunya yang dibuat tanpa menggunaan paku sama sekali. Di kuil ini juga terdapat tiga aliran air yang dipercaya memiliki khasiat ampuh untuk panjang umur, sukses di sekolah dan yang paling penting keberuntungan dalam urusan cinta.

Gion, salah satu kawasan di Kyoto yang harus didatangi sore hari menjelang malam untuk melihat para Geisha asli  berdatangan ke restoran-restoran eksklusif dengan tamu-tamu eksklusif. Biasanya, lewat pukul 7 malam mereka berjalan dengan sangat cepat dan tidak ingin difoto namun banyak turis yang menjadi paparazi dadakan demi mengabadikan foto seorang Geisha.

Photo by Bagus Pangestu from Pexels

TEMPAT WISATA DI OSAKA

Osaka Castle yang tidak jauh dari badara internasional Kansai, satu jam saja dengan kereta expressway, sudah dibuka dari jam 9 pagi.

Dotonbori, sebuah kawasan di Osaka yang ramai dengan toko-toko dan jajanan ala Jepang, termasuk bola-bola Takoyaki dalam berbagai variasinya. Kita bisa juga menyusuri sungai yang membelah area itu di malam hari. Pemandangannya menakjubkan.

TEMPAT WISATA DI TOKYO

Tokyo Tower,  ikon kota Tokyo sangat menarik dan wajib dikunjungi layaknya menara Eiffel di Paris, yang tidak mungkin dilewatkan kecuali waktu Anda di kota modern ini sangat terbatas. Lebih cantik lagi untuk dilihat dari kejauhan di kala matahari terbenam.

Photo by Abby Chung from Pexels

Shibuya, perempatan yang luar biasa ramai siang maupun malam. Namun tempat ini paling menarik untuk dikunjungi di kala malam hari karena lampu-lampu pertokoan, bangunan dan billboard iklan yang menerangi setiap sudut kawasan perbelanjaan ini. Segala jenis barang dan pakaian dapat ditemui di sini. Dari Shibuya, Anda dapat berjalan kaki menuju Harajuku, kawasan perbelanjaan dengan atmosfer yang berbeda karena orang-orangnya yang bergaya unik.

Asakusa, kawasan di mana terdapat Kuil Senso-ji. Kuil ini merupkan kuil Budha tertua di Jepang. Jalan menuju pintu masuk kuil, Nakamise-dori, dipenuhi dengan sederetan toko-toko kecil yang menjual berbagai suvenir khas Jepang mulai dari makanan hingga pakaian. Di sekitar kuil ini juga terdapat banyak pilihan tempat makan enak. Di sini juga terdapat Tokyo Skytree, menara tertinggi di Tokyo yang disebut-sebut akan menggeser posisi Tzokyo Tower sebagai landmark kota Tokyo.

Tsukiji Fish Market adalah salah satu pasar ikan yang terkenal dengan aktivitas perdagangan ikan segar berkualitas tinggi sejak dini hari di mana ada pelelangan ikan, pemotongan ikan, dan segala aktivitas jual-beli. Di area luar pasar ikan terdapat tempat-tempat sushi yang menggunakan produk unggul. Kabar terakhir, pasar ikan ini sudah ditutup karena alas an tertentu dan dipindahkan ke tempat lain. Tapi faktanya masih banyak wisatawan berkunjung ke sini walau hanya berfoto-foto di bekas pasar.

pixabay.com

Gunung Fuji, walau posisinya cukup jauh dari Tokyo (2-3 jam bermobil) tetap menjadi tujuan wajib selama di Jepang. Belum ke Jepang kalau belum naik ke gunung yang sangat indah ini. Selain itu kita bisa bermain salju di lereng gunungnya atau berpose dengan latar belakang Gunung Fuji berselimut salju saat berhenti di beberapa spot pemotretan di daerah Kawaguchiko, niscaya Anda bisa menyimpan kenang-kenangan foto terindah. Oh ya, konon jika kita sudah pernah sekali saja ke Gunung Fuji dipercaya kita akan kembali lagi kelak. (ikt, dari berbagai sumber)

Share.

Leave A Reply