Dinilai Stategis, 28 Investor Berencana Kelola Bandara Kualanamu Medan

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

air-travel.id – Sebagai tindak lanjut penandatanganan nota kesepahaman strategic partnership dalam kegiatan Indonesia Investment Forum yang dilaksanakan di Nusa Dua, Bali, Oktober 2018 lalu, PT Angkasa Pura II (AP II) menyatakan bakal terus menjalin kemitraan strategis untuk pengelolaan Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. 

AP II pun telah membuka kesempatan bagi calon investor yang berminat untuk bekerjasama dalam pengelolaan dan investasi bersama di Bandara Internasional Kualanamu. 

Menurut Presiden Direktur AP II, Muhammad Awaluddin, dalam waktu dekat pihaknya akan membentuk anak perusahaan PT Angkasa Pura Aviasi yang fokus mengelola kemitraan strategis Bandara Internasional Kualanamu.

“Fase kemitraan strategis ini terbagi menjadi tiga, yaitu preparation and market sounding, bidding process, dan partner selection di mana saat ini AP II telah menyelesaikan proses preparation and market evaluation, dan sedang melakukan key term sheet evaluation untuk dilanjutkan ke fase selanjutnya,” tuturnya kepada media (30/12).

Awaluddin juga menjelaskan bahwa calon mitra strategis pengelolaan Bandara Internasional Kualanamu tidak hanya berasal dari dalam negeri, tapi juga dari luar negeri. Hingga saat ini, kata Awaluddin, sudah ada 28 calon mitra strategis yang telah menyampaikan Letter of Intent (LoI) kepada AP II.

Adapun proses key term sheet evaluation dilakukan untuk penyusunan dokumen Request for Proposal (RFP) agar dapat segera didistribusikan kepada calon mitra strategis. Kemudian dilanjutkan dengan rangkaian proses uji tuntas dan proses implementasi transaksi yang ditargetkan pada pertengahan 2019 mitra pemenangnyatelah terpilih.

Selain itu, Awaluddin juga mengaku sedang melaksanakan serangkaian proses administrasi. Dan tentu dalam perjalanannya, kata Awaluddin, AP II juga telah memiliki persyaratan utama tentang calon-calon mitranya. 

“Yang jelas harus mampu dan berpengalaman mengelola bandara serta menaikkan traffic, memiliki pengetahuan sisi operasional dan bisnis bandara, dan juga harus memiliki kemampuan untuk memberikan pendanaan dalam jangka panjang,” ungkap 

Share.

Leave A Reply