Ikan Hiu Terbang Telah Mendarat di Jakarta. Apaan tuh?

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

Sebuah pesawat terbang dengan livery mencengangkan telah mendarat di Bandara Halim perdanakusuma Jakarta, 10 Oktober 2018. Ini memang bukan sembarang pesawat. Ini adalah pesawat jet komersial Embraer E190-E2 yang mampir ke Jakarta dalam rangkaian tur ke beberapa negara di Kawasan Asia Pasifik.

Pesawat ini seluruh badannya diberi gambar ikan hiu, mewakili pesan dari pabrikan Embraer yang menyatakan pesawat ini adalah “profit hunter” yang akan mendatangkan banyak keuntungan bagi maskapai yang menggunakannya, sebab pesawat berlorong tunggal ini disebut sebagai generasi paling baru, paling bersih, dan paling efisien di dunia. Embraer E190-E2 diboyong ke Jakarta untuk menawarkan para calon pembelinya untuk melihat langsung bentuk dan kelebihannya.

E190-E2 adalah bagian dari generasi baru keluarga E-Jets E2 yang dapat memuat antara 70 hingga 150 penumpang. Khusus untuk E190-E2 dirancang bisa menampung hingga 114 penumpang dan merupakan anggota pertama dari E-Jets E2 kyang sudah lebih dahulu dioperasikan seara komersial  pada bulan April 2018 lalu.

“E190-E2 telah mendapatkan reputasi tersendiri di industri penerbangan karena telah memenuhi semua pencapaiannya lebih cepat dari jadwal dan dengan spesifikasi akhir lebih baik dari yang semula direncanakan,” ungkap Cesar Pereira, VP Embraer Commercial Aviation Unit Asia Pacific. “Jika Anda mengunjungi langsung pesawat E190-E2 ini, Anda akan terkesan pada perangkat avioniknya, interior yang ramping dan modern, dan juga kabin yang senyap tidak bising. Lebih penting lagi, E190 – E2 menawarkan biaya operasional yang lebih rendah dan mampu mencapai biaya per kursi yang sama dengan pesawat berbadan kecil yang dirancang ulang mesinnya, bahkan dengan biaya per perjalanan yang lebih murah,” jelasnya lebih jauh.

‘Shark’ E190-E2 yang telah melakukan tur Amerika Serikat, Eropa, serta debut di Farnborough Airshow pada Juli 2018 ini dianggap mampu menarik minat maskapai di Asia Pasifik. Pesawat ini bisa mendongkrak maskapai penerbangan mengembangkan lebih banyak rute kota sekunder atau tersier. Ini adalah rute yang berpotensi melewati bandara-bandara metro utama seperti Jakarta, Manila, Bangkok, New Delhi dan Mumbai yang sangat padat tanpa terkendala oleh infrastruktur kemacetan, sekaligus meningkatkan layanan bagi penumpang dengan dengan lebih banyak penerbangan non-stop.

Untuk melihat seperti apa ganasnya Hiu Terbang ini silakan lihat di Gallery. (ikt)

Share.

Leave A Reply